Wilayah Kecamatan Batang Lupar Kabupate Kapuas Hulu dihuni oleh tiga kelompok etnis yang dominan atau cukup signifikan jumlah populasinya. Ketiga kelompok etnis ini adalah etnis Dayak Iban, Dayak Embaloh dan etnis Melayu. Namun perlu dicatat bahwa di Batang Lupar juga tinggal menetap beberapa orang yang berasal dari latar belakang etnis lan dari luar Pulau Kalimantan seperti Jawa, Batak dan M…
Pelaksanaan acara Toana dilakukan dua tahap yaitu Toana dan Buang-buang, dengan perlengkapan upacara adat. Pelaksanaan ritual adat diharapkan dapat memberikan dampak positip untuk kelangsungan kehidupan bersama di lingkungan masyarakat, bahwa dengan menerima Toana menjadikan pribadi yang santun, tenggang rasa, menghormati orang lain. Perilaku ini dapat dihayati selama mengikuti proses ritual ya…
Makam OPu Daeng Menambon berada di dalam kuba diatas Sebukit Rama dengan ketinggian sekitar 30m dan mempunyai anak tangga 265 dari sungai, ukuran bangunan lebih kurang panjang 6m dan lebar 6m yang terbuat dari lantai dan dinding batu/beton, atap sirap dan jendela kaca. Perayaan ziarah merupakan upacara puncak dalam setiap tahun yang inti pokok permasalahannya, yaitu dapat mengenang kembali perj…
Sebelum mengenal bermacam-macam agama resmi, orang Ngaju tidak dipisahkan dari kehidupan spiritualnya yang dikenal dengan kepercayaan Kaharingan. Berbagai macam upacara ritual dilakukan sebagai wujud implementasi kehidupan spiritual guna memberikan keseimbangan kehidupan manusia dengan alam sekitarnya. Mereka menyadari jika hal ini tidak dilaksanakan, akan mengganggu kehidupan mereka, termasuk …
Adat Istiadat mempunyai ikatan dan pengaruh yang kuat dalam masyarakat. Begitu pula dengan komunitas adat Dayak Kabupaten Kutai Barat yang secara turun-temurun dalam alami telah menciptakan nilai-nilai dan aturan-aturan kearifan lokal yang menjadi pedoman dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehar-hari. Ruskanya moral atau bergesernya nilai-nilai budaya disebabkan oleh kurangnya pengaruh hukum…
Kehidupan kesenian sangat berkaitan erat dengan masyarakat, budaya, dan lingkungan tempat kesenian tersebut berkembang. Kendati pun masyarakat di daerah pedesaan tidak terluput dari pengaruh arus modernisasi, bila dibandingkan dengan masyarakat di daerah perkotaan, mereka relatif masih lebih banyak mencerminkan kebudayaan lokalnya. Salah satu kesenian yang ada di Indonesia yaitu Gandut. Gandut …
Sejarah pasar terapung di Kalimantan Selatan bermula dari berdirinya Kerajaan Banjar pada tahun 1520. Salah satu pasar terapung yang telah ada sejak zaman Kerajaan Banjar adalah Pasar Terapung Lok Baintan. Pasar Terapung di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar ini adalah yang terakhir tersisa di Kalimantan Selatan. Dahulu pasar semacam ini banyak bertebaran di Kalimantan S…
Upacara nyapat taon adalah salah satu dari sekian banyak upacara adat yang dimiliki oleh masyarakat Melayu di Dusun Tanjung Belimbing, Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Upacara nyapat taon merupakan sebuah upacara adat untuk mengungkapkan rasa syukur atas dilimpahkannya rezeki pascapanen rendeng yang kedua setelah panen raya, sekaligus pembacaan doa untuk masa ta…
Dua tokoh budaya yang diangkat dalam buku ini yaitu Muhammad Sattar Miskan dan Syafruddin Pernyata, memiliki kesamaan yakni pensiunan pegawai negeri sipil dengan aktivitas berkesenian yang hampir serupa, yaitu seni teater dan satra. Muhammad Sattar Miskan adalah putra Samarinda kelahiran Pakauman, Martapura pada 4 September 1938. Sebagai seorang pegawai yang ingin fokus berkesenian, ia mengajuk…
SISTEM KEKERABATAN DAN ORGANISASI SOSIAL MASYARAKAT KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT Suku Ketapang menganut sistem kekerabatan yang menghitung garis keturunan secara patrilineal, yaitu memperhitungkan anggota keluarga menurut garis keturunan dari ayah atau laki-laki. Orang-orang yang berasal dari satu ayah disebut keturunan garis lurus atau dalam. Kesatuan kerabat itu b…