Orientasi nilai budaya pada generasi muda di Semarang ini, pada dasarnya baik dari sekolah swasta dan negeri semuanya masih sangat tergantung pada orang tua. Kondisi ini terjadi mengingat mereka masih banyak tinggal dengan orang tua. Agen sosialisasi nilai budaya pada generasi muda yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dari ketiga agen tersebut keluarga merupakan faktor dominan dalam memberi…
Secara umum kerajinan tradisional yang terdapat di Yogyakarta dapat dibagi dua, yaitu kerajinan yang berorientasi kepada aspek estetis seperti kerajinan perak, batik dan gerabah kreasi baru, serta kerajinan yang berorientasi kepada aspek fungsional seperti kerajinan pande besi, serabut kelapa, anyaman bambu, dan gerabahbentuk tradisional. Pengetahuan dan keterampilan kerajinan yang dimiliki oel…
KEARIFAN LOKAL DI LINGKUNGAN MASYARAKAT NELAYAN MADURA Nelayan Madura tersebar di wilayah gugusan Pulau Madura, serta beberapa kabupaten di pesisir utara ujung timur Pulau Jawa, daerah pesisir (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep) mengukuhkan bahwa Madura dikenal sebagai nelayan tangguh. Kearifan nelayan Madura (Pasean dan Tlanakan), tercermin dari persepsi mereka tentang teknologi tangkap …
Dalam kaitannya dengan etos kerja, baik dalam masyarakat perkotaan maupun pedesaan agar dalam kerja memperoleh hasil yang baik, menambah kepercayaan, hati merasa senang dan tenang, serta bertanggung jawab, maka dalam bekerja diperlukan sikap bekerja keras, disiplin, rajin dan tekun. Dalam masyarakat perkotaan terhadap bekerja, itu merupakan cita-cita sejak kecil. Sedangkan masyarakat pedesaan a…
Nilai penting yang hadir dalam ritual nyanggring diantaranya kebersamaan, ketaatan, gotong royong, solidaritas. Ritual nyanggring ini terlihat bahwa kekuatan utama sekaligus kelemahan utamaadalah kemandirian.Setiap kegiatan ritual dari tahun ke tahun mengandalkan donasi sukarela dari warga sendiri, baik yang ada di desa maupun yang sedang merantau ke luar daerah. Pada dasarnya nyanggring merupa…
Widayat Djiang sebagai seniman dalang berpegang teguh pada konsep pedalangan tradisi gaya Surakarta, pakeliran yang disajikan tetap berpola pada pakeliran konvensional gaya Surakarta. Dialog tokoh wayang yang dimainkannya terdiri atas dua jenis ginem, yaitu ginem baku dan ginem sampiran. Gerakan wayang dalam adegan maupun perangan selalu dipertimbangkan keserasiannya dengan ukuran, bentuk atau …
Wayang (topeng) sebagai seni pertunjukan menyampaikan nilai-nilai dalam bentuk simbolis dan estetis. Nilai-nilai yang terselubung dalam lakon wayang topeng, dan yang ada dalam ingatan kolektif penonton wayang topeng adalah nilai-nilai kepahlawanan, keberanian, kebenaran, kejujuran, nilai kesabaran, kerja keras. Jadi sebenarnya seperangkat nilai-nilai itu sudah tertanam dalam ingatan penonton ya…
Pendidikan berbasis multikultural merupakan suatu proses pendidikan berjenjang yang mampu menjadi pengikat dan jembatan yang mengakomodasi perbedaan-perbedaan seperti status sosial, etnis, gender dan agama. Dengan demikian dalam masyarakat yang multicultural akan tercipta kepribadian yang cerdas, bijak dan santun dalam menghadapi masalah-masalah keberagaman. Paradigma pendidikan multikultural s…
Pada masyarakat Jawa tidak terkecuali menganut prinsip keturunan bilateral. Didaerah Wonosobo terdapat kelompok kekerabatan yang berorientasi pada suatu nenek moyang, yang disebut Trah Mertoloyo, Trah Eyang Monyet, Trah Nitiyuda, Trah Bani, Trah Asmat dan Trah Selo-Kromo. Dalam masyarakat Jawa termasuk daerah Wonosobo dalam hidupnya terbagi dalam lapisan-lapisan seperti ’wong tani’, ’pega…